Selasa, 26 Juni 2012

What the happened with Indonesian?


Perekonomian Indonesia



Pembangunan ekonomi yang telah berlangsung sejak kemerdekaan RI 1945 membawa perubahan yang sangat besar terhadap kehidupan bangsa indonesia. Perbedaan sangat jelas jika kita memperhatikan lingkungan tempat kita tinggal, mungkin sangat berbeda dengan kondisi di tahun 70-an. Fakta paling mudah yang dapat kita rasakan adalah pesatnya pembangunan fisik seperti infrastruktur jalan, alat komunikasi, teknologi, dan lain sebagainya.
Lancarnya arus transportasi, komunikasi, dan membaiknya sarana-sarana publik, dapat kita rasakan hingga saat ini. Hal ini tentu tidak terlepas dari semakin pesatnya teknologi. Hanya dalam waktu hitungan jam, kita dapat berpindah dari kota satu ke kota lain, bahkan dari negara satu ke negara lain. Begitu juga juga dengan smakin banyaknya gedung-gedung pencakar langit di kota-kota besar yang telah menjadi fenomena pemandangan yang cukup membanggakan. Bukan saja karena terlihat sebagai kota yang maju, tapi dengan hadirnya gedung-gedung pencakar langit dapat dikatakan bahwa pertumbuhan perekonomian di suatu negara cukup baik. Hal ini tentunya sangat menguntungkan iklim usaha dan bisnis yang dengan sendirinya akan meningkatkan kemakmuran suatu masyarakat.
Namun, mari kita lihat dengan mata terbuka perekonomian kita saat ini. Saya fikir setiap anda pasti memiliki opini  yang masing-masing berbeda. Lets to discuss....
Fakta yang terjadi baru-baru ini menurt saya bagai sebuah dilema bagi perekonomian indonesia. Pasalnya, saat perekonomian kita dalam stabilitas yang baik (kian meningkat) masih saja ada otak-otak rakus yang saling membunuh dan merugikan orang lain, yaah kita sebut saja sebagai TIKUS GOT atau mungkin lebih hina lagi dari itu.






Harus kita ketahuai, saat ini kawasan asia memegang peranan penting bagi perekonomian dunia, kualitas yang semakin banyak bermunculan dari berbagai negara-negara di kawasan asia pasifik terutama jepang dan china, kian banyak memikat hati para investor dunia untuk berlomba-lomba berinvestasi di perusahaan-perusahaan yang notabennya terletak di kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia. Harusnya hal seperti menjadi kesempatan baik yang dapat kita manfaat untuk hal yang positif membangun perekonomian bangsa, mengurangi jumlah pengangguran, dan menuntaskan permasalahan anak putus sekolah yang telah merajalela di negeri ini.
Meski terlihat stbail saat ini, pasalnya perekonomian kita ini masih sangat berfluktuatif di kaca mata dunia. Berbeda dengan negara- negara tetangga lainnya sebut saja Malaysia dan Singapura contohnya. Mereka yang dulunya belajar dari kita, saat ini tengah melangkah semakin jauh dari kita. Lalu apa yang kita lakukan?apa Cuma diam??
Saya katakan, bahwa jaawabannya ada pada diri kita masing-masing sebagai generasi muda negri ini. Perekonomian kita akan membaik saat pemimpin negeri ini bisa lebih tegas memimpin bangsa, memberikan kebijakan yang adil dan tedak memihak, cerdas dalam memilih suatu keputusan, dan bermasyarakat. Hal ini sebenarnya sempat kita  rasakan pada awal-awal masa orde baru, dimana pemerintahh mencanangkan program REKAPILITA yang berjalann sangat baik. Dampaknya pun terasa oleh kita dimana harga barang-barang pokok dan BBM masih sangat terjangkau oleh kalangan bawah sekali pun. Meskipun saya mengatakan era tersebut memang sangat kontoversi dengan munculnya KKN ditubuh pemerintah..
Namun jika dibandingkan dengan sekarang??jelas sangat menyedihkan, kita sangat teringgal jauh oleh negara-negara lain di asia ini, kemakmuran dan tingkat pendidikan serta kesehatan sangat merosot dari masa itu. Terang bahwa rakyat merindukan sosok pemimpin seperti Orde lama dan Orde Baru. Karena Era Revolusi ini hanya terdengar omong kosong belaka, pemerintah tidak bisa berbuat banyak untuk mengatasi permasalahan intern nya sendiri, jika terus seperti ini maka perekonomian kita akan terus berada di titik yang sama di bawah. Dimana moral dan tanggung jawab kita? tanggung jawab pemimpin kita?
Maka, menurut saya hal yang patut diperhatikan dari semua ini adalah terlebih pemerintah dapat berperan aktif dalam meningkatkan teraf pendidikan dan kesehatan putra-putri bangsa ini. Karena demi terciptanya sistem perekonomian yang stabil dan efektif, diperlukan sumber daya manusia yang mampu bersaing, berpengetahuan, berfikir kritis, kreatif dan inovatif dan tentu berjiwa sehat. Dan hal itu perlu didukung oleh pemimipin serta pemerintah yang dapat memberi contoh baik bagi rakyatnya
Dengan demikian, saya rasa suatu hari nanti bukan hal mustahil tingkat perekonomian kita dapat bersaing bahkan lebih baik dari AS dan EROPA..

TWITTER