Perekonomian Indonesia
Pembangunan ekonomi yang telah berlangsung
sejak kemerdekaan RI 1945 membawa perubahan yang sangat besar terhadap
kehidupan bangsa indonesia. Perbedaan sangat jelas jika kita memperhatikan
lingkungan tempat kita tinggal, mungkin sangat berbeda dengan kondisi di tahun
70-an. Fakta paling mudah yang dapat kita rasakan adalah pesatnya pembangunan
fisik seperti infrastruktur jalan, alat komunikasi, teknologi, dan lain
sebagainya.
Lancarnya arus transportasi,
komunikasi, dan membaiknya sarana-sarana publik, dapat kita rasakan hingga saat
ini. Hal ini tentu tidak terlepas dari semakin pesatnya teknologi. Hanya dalam
waktu hitungan jam, kita dapat berpindah dari kota satu ke kota lain, bahkan
dari negara satu ke negara lain. Begitu juga juga dengan smakin banyaknya
gedung-gedung pencakar langit di kota-kota besar yang telah menjadi fenomena
pemandangan yang cukup membanggakan. Bukan saja karena terlihat sebagai kota
yang maju, tapi dengan hadirnya gedung-gedung pencakar langit dapat dikatakan
bahwa pertumbuhan perekonomian di suatu negara cukup baik. Hal ini tentunya
sangat menguntungkan iklim usaha dan bisnis yang dengan sendirinya akan
meningkatkan kemakmuran suatu masyarakat.
Namun, mari kita lihat dengan mata
terbuka perekonomian kita saat ini. Saya fikir setiap anda pasti memiliki
opini yang masing-masing berbeda. Lets
to discuss....
Fakta yang terjadi baru-baru ini
menurt saya bagai sebuah dilema bagi perekonomian indonesia. Pasalnya, saat
perekonomian kita dalam stabilitas yang baik (kian meningkat) masih saja ada
otak-otak rakus yang saling membunuh dan merugikan orang lain, yaah kita sebut
saja sebagai TIKUS GOT atau mungkin lebih hina lagi dari itu.
Harus kita ketahuai, saat ini
kawasan asia memegang peranan penting bagi perekonomian dunia, kualitas yang
semakin banyak bermunculan dari berbagai negara-negara di kawasan asia pasifik
terutama jepang dan china, kian banyak memikat hati para investor dunia untuk
berlomba-lomba berinvestasi di perusahaan-perusahaan yang notabennya terletak
di kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia. Harusnya hal seperti menjadi
kesempatan baik yang dapat kita manfaat untuk hal yang positif membangun
perekonomian bangsa, mengurangi jumlah pengangguran, dan menuntaskan
permasalahan anak putus sekolah yang telah merajalela di negeri ini.
Meski terlihat stbail saat ini,
pasalnya perekonomian kita ini masih sangat berfluktuatif di kaca mata dunia.
Berbeda dengan negara- negara tetangga lainnya sebut saja Malaysia dan
Singapura contohnya. Mereka yang dulunya belajar dari kita, saat ini tengah
melangkah semakin jauh dari kita. Lalu apa yang kita lakukan?apa Cuma diam??
Saya katakan, bahwa jaawabannya ada
pada diri kita masing-masing sebagai generasi muda negri ini. Perekonomian kita
akan membaik saat pemimpin negeri ini bisa lebih tegas memimpin bangsa,
memberikan kebijakan yang adil dan tedak memihak, cerdas dalam memilih suatu
keputusan, dan bermasyarakat. Hal ini sebenarnya sempat kita rasakan pada awal-awal masa orde baru, dimana
pemerintahh mencanangkan program REKAPILITA yang berjalann sangat baik.
Dampaknya pun terasa oleh kita dimana harga barang-barang pokok dan BBM masih
sangat terjangkau oleh kalangan bawah sekali pun. Meskipun saya mengatakan era
tersebut memang sangat kontoversi dengan munculnya KKN ditubuh pemerintah..
Namun jika dibandingkan dengan
sekarang??jelas sangat menyedihkan, kita sangat teringgal jauh oleh
negara-negara lain di asia ini, kemakmuran dan tingkat pendidikan serta
kesehatan sangat merosot dari masa itu. Terang bahwa rakyat merindukan sosok
pemimpin seperti Orde lama dan Orde Baru. Karena Era Revolusi ini hanya
terdengar omong kosong belaka, pemerintah tidak bisa berbuat banyak untuk
mengatasi permasalahan intern nya sendiri, jika terus seperti ini maka
perekonomian kita akan terus berada di titik yang sama di bawah. Dimana moral
dan tanggung jawab kita? tanggung jawab pemimpin kita?
Maka, menurut saya hal yang patut
diperhatikan dari semua ini adalah terlebih pemerintah dapat berperan aktif
dalam meningkatkan teraf pendidikan dan kesehatan putra-putri bangsa ini.
Karena demi terciptanya sistem perekonomian yang stabil dan efektif, diperlukan
sumber daya manusia yang mampu bersaing, berpengetahuan, berfikir kritis,
kreatif dan inovatif dan tentu berjiwa sehat. Dan hal itu perlu didukung oleh
pemimipin serta pemerintah yang dapat memberi contoh baik bagi rakyatnya
Dengan demikian, saya rasa suatu
hari nanti bukan hal mustahil tingkat perekonomian kita dapat bersaing bahkan
lebih baik dari AS dan EROPA..
